Bojonegoro, 17 Agustus
2013
Aku nggak pernah tau apa
itu cinta sebelum kamu datang di hidupku. Aku nggak akan pernah tau apa itu
berkorban demi cinta, sebelum kamu ada. Aku nggak akan pernah tau apa itu
bersabar sebelum kamu pergi. Dan aku nggak akan pernah tau apa itu sakit sebelum
kamu tiada. Itulah kamu, kamu adalah awal dari kisah cintaku yang tak akan
terlupakann, walau pasti akan tergantikan oleh berjalannya sang waktu.
Sebelumnya aku baik-baik
saja saat tak ada siapapun disisiku, tapi kamu datang begitu saja tanpa aku
pinta. Kamu datang mebawa berjuta harapan untukku. Aku memang tak mudah untuk
jatuh cinta. Jujur pada awalnya memang biasa saja, tapi perhatian dan kata-katamu
perlahan membuatku terhanyut. Perlahan benih-benih cinta yang kamu sebarkan di
hatiku mulai tumbuh dan berkembang, semakin besar, lebat, akarnya mulai
menjalar dan semakin kuat hingga pada akhirnya berbunga. Tak ada yang bisa
mencabutnya begitu saja karena cinta itu datang tanpa sebab dan alasan yang
pasti *karena cinta yang tulus memang tidak memerlukan banyak alasan.
Setiap hari kamu datang
temani hari-hariku yang sepi, melukiskan senyum dibibirku. Kamu yang pertama
datang di dalam hatiku karena kamu emang “because you are my first love”. Kamu
yang membawaku terbang ke atas langit yang biru. Saat-saat itu adalah saat
terindah yang pernah ada dalam hidupku. Apalagi saat kamu bilang cinta padaku,
pada saat-saat terakhirmu ada didekatku walau itu hanya terucap lewat pesan
singkat. Tapi satu hal yang paling aku sesali hingga saat ini adalah
ketika saat itu aku malah meninggalkan hp ku dirumah. Dan saat aku membuka
pesan darimu mungkin kamu sudah tidak berada disini, aku mencoba membalasnya sebisa
mungkin tapi sepertinya sudah terlambat karena mungkin kamu tidak lagi membuka
hp mu. Saat itu bahkan aku tidak meneteskan setetes air mata pun, aku
hanya bisa terdiam membisu tanpa sepatah kata. Aku sangat terpuruk aku tak
mampu berbuat apa pun bahkan hatiku ikut membeku seketika. Saat itu
aku hancur. Maafkan aku karena semua sudah terlambat.
Hingga saat ini aku hanya
bisa berharap bahwa kamu tidak melupakanku. Dan semoga kata-katamu itu bukan
hanya sekedar omong kosong. Aku percaya padamu, aku percaya tentang semua yang
pernah kamu katakana padaku. Aku disini masih menunggumu, hingga saat ini.
Walau kamu nggak pernah contact aku sama sekali, aku ngerti mungkin kamu lagi
sibuk disana. Dan izinkan aku mencintaimu walau mungkin kamu sudah
melupakankku. Biarlah rasa ini bertahan disini, walau sampai lelahku menanti
akan tetap kujaga rasa ini sampai nanti. Walau mungkin saat kamu kembali kamu
sudah tak mengenalku lagi.
Terima kasih untukmu yang pernah singgah dihatiku, terima kasih karena kamu telah menemani hari-hari sepiku, terima kasih untuk semua yang pernah kamu berikan untukku. Dan terima kasih banyak untuk segalanya dihidupku.
Pada initinya aku masih memegang perkataanku “aku nggak mudah
jatuh cinta” dan terbukti hingga saat ini aku masih menantimu *andai kamu tau,
walau sakit dan tanpa balasan cintaku masih bertahan.
Semua kenangan itu nggak perlu kita tangisi dan sesali, karena
itu bukan kehidupan kita lagi. Tetapi kita juga tidak harus menghapusnya.
Kenangan itu hanya perlu kita kenang sebagai kejadian indah yang pernah ada
dalam hidup kita (˘⌣˘).
Mungkin kenangan
tentangnya masih membekas dihati ini, tapi tak usah diperdulikan lagi. Harus
tetap melangkah ke depan mengejar cita-cita dan menggapai impian baru, tetap
harus semangat untuk masa depan, walau dengan nya atau tanpanya sama saja (•̀ᴗ•́)و.
♡ Semua
sudah terjadi dan semua hanyalah kenangan, dan sekarang waktunya menempuh hidup
baru :) ♡