Jumat, 13 Desember 2013

FLASHBACK ABOUT MY MEMORY


Bojonegoro, 17 Agustus 2013

Aku nggak pernah tau apa itu cinta sebelum kamu datang di hidupku. Aku nggak akan pernah tau apa itu berkorban demi cinta, sebelum kamu ada. Aku nggak akan pernah tau apa itu bersabar sebelum kamu pergi. Dan aku nggak akan pernah tau apa itu sakit sebelum kamu tiada. Itulah kamu, kamu adalah awal dari kisah cintaku yang tak akan terlupakann, walau pasti akan tergantikan oleh  berjalannya sang waktu.

Sebelumnya aku baik-baik saja saat tak ada siapapun disisiku, tapi kamu datang begitu saja tanpa aku pinta. Kamu datang mebawa berjuta harapan untukku. Aku memang tak mudah untuk jatuh cinta. Jujur pada awalnya memang biasa saja, tapi perhatian dan kata-katamu perlahan membuatku terhanyut. Perlahan benih-benih cinta yang kamu sebarkan di hatiku mulai tumbuh dan berkembang, semakin besar, lebat, akarnya mulai menjalar dan semakin kuat hingga pada akhirnya berbunga. Tak ada yang bisa mencabutnya begitu saja karena cinta itu datang tanpa sebab dan alasan yang pasti *karena cinta yang tulus memang tidak memerlukan banyak alasan.

Setiap hari kamu datang temani hari-hariku yang sepi, melukiskan senyum dibibirku. Kamu yang pertama datang di dalam hatiku karena kamu emang “because you are my first love”. Kamu yang membawaku terbang ke atas langit yang biru. Saat-saat itu adalah saat terindah yang pernah ada dalam hidupku. Apalagi saat kamu bilang cinta padaku, pada saat-saat terakhirmu ada didekatku walau itu hanya terucap lewat pesan singkat. Tapi satu hal yang paling aku sesali hingga saat ini adalah ketika saat itu aku malah meninggalkan hp ku dirumah. Dan saat aku membuka pesan darimu mungkin kamu sudah tidak berada disini, aku mencoba membalasnya sebisa mungkin tapi sepertinya sudah terlambat karena mungkin kamu tidak lagi membuka hp  mu. Saat itu bahkan aku tidak meneteskan setetes air mata pun, aku hanya bisa terdiam membisu tanpa sepatah kata. Aku sangat terpuruk aku tak mampu berbuat  apa pun bahkan hatiku ikut membeku seketika. Saat itu aku hancur. Maafkan aku karena semua sudah terlambat.

Hingga saat ini aku hanya bisa berharap bahwa kamu tidak melupakanku. Dan semoga kata-katamu itu bukan hanya sekedar omong kosong. Aku percaya padamu, aku percaya tentang semua yang pernah kamu katakana padaku. Aku disini masih menunggumu, hingga saat ini. Walau kamu nggak pernah contact aku sama sekali, aku ngerti mungkin kamu lagi sibuk disana. Dan izinkan aku mencintaimu walau mungkin kamu sudah melupakankku. Biarlah rasa ini bertahan disini, walau sampai lelahku menanti akan tetap kujaga rasa ini sampai nanti. Walau mungkin saat kamu kembali kamu sudah tak mengenalku lagi.

Terima kasih untukmu yang pernah singgah dihatiku, terima kasih karena kamu telah menemani hari-hari sepiku, terima kasih untuk semua yang pernah kamu berikan untukku. Dan terima kasih banyak untuk segalanya dihidupku.





Pada initinya aku masih memegang perkataanku “aku nggak mudah jatuh cinta” dan terbukti hingga saat ini aku masih menantimu *andai kamu tau, walau sakit dan tanpa balasan cintaku masih bertahan. 

Semua kenangan itu nggak perlu kita tangisi dan sesali, karena itu bukan kehidupan kita lagi. Tetapi kita juga tidak harus menghapusnya. Kenangan itu hanya perlu kita kenang sebagai kejadian indah yang pernah ada dalam hidup kita ˘). 

Mungkin kenangan tentangnya masih membekas dihati ini, tapi tak usah diperdulikan lagi. Harus tetap melangkah ke depan mengejar cita-cita dan menggapai impian baru, tetap harus semangat untuk masa depan, walau dengan nya atau tanpanya sama saja (•̀ᴗ•́)و. 


 Semua sudah terjadi dan semua hanyalah kenangan, dan sekarang waktunya menempuh hidup baru :) 

1 komentar: